6 Faktor yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Tenaga Mesin Mobil


6 Faktor yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Tenaga Mesin Mobil

Besar kecilnya tenaga mesin mobil ini merupakan aspek penting dalam berkendara dan termasuk dalam daftar performa mesin mobil. Laju kendaraan juga dipengaruhi oleh besarnya tenaga mesin dan tentunya harus prima. Berikut ini adalah 6 faktor yang berpengaruh pada tenaga mesin. Anda bisa mencermatinya agar bisa mengoptimalkan tenaga mesin mobil.

1.    Air Filter
Air filter atau saringan udara juga merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada tenaga mesin mobil. Air filter adalah komponen penting untuk menjadikan mobil lebih bertenaga. Terkait dengan komponen ini, Anda bisa menggantinya dengan ukuran air filter yang lebih besar.

Selain itu, Anda juga bisa mengganti filter udara menggunakan elemen penyaring yang tidak terlalu padat untuk memungkinkan lebih banyak udara yang masuk, sehingga bisa lancar. Dengan lancarnya sistem penyaringan tersebut, performa mesin dapat mengalami peningkatan.

2.    Modifikasi Sistem Pembuangan (Knalpot)
Besar kecilnya tenaga mesin mobil juga dipengaruhi oleh modifikasi sistem pembuangan (knalpot). Jika Anda mengganti atau memodifikasi sistem pembuangan (knalpot) dengan tipe free flow, menggunakan pipa besar, atau dengan knalpot racing, ternyata bisa mengurangi hambatan pada sistem pembuangan, sehingga bisa meningkatkan horsepower mesin.

3.    Memasang Turbocharger
Faktor selanjutnya yang mempengaruhi besar kecilnya tenaga mesin adalah memasang turbocharger. Cara ini memanfaatkan sisa gas pembuangan dari hasil pembakaran mesin dan bermanfaat memutar turbin atau kipas pada rumah turbocharger. Meskipun dapat memperbesar tenaga mesin, cara ini terkadang kurang optimal karena ada turbo-lag.

4.    Setting Ulang Karburator
Bagi mesin mobil yang masih menggunakan karburator untuk pengabut bahan bakarnya, maka Anda bisa mengatur ulang PJ/MJ atau spuyer untuk memperoleh suplai bahan bakar yang sesuai atau bahkan menggantikan karburator dengan venuri lebih besar. Pengaturan tersebut bisa meningkatkan performa mesin melalui besarnya tenaga mesin.

5.    Busi dan Bahan Bakar
Ternyata, busi iridium juga berpengaruh pada tenaga mesin mobil dan menjadikan mobil berjalan lebih cepat karena kinerjanya juga meningkat. Hal ini terjadi karena adanya sistem pembakaran bahan bakar mobil yang prosesnya lebih sempurna. Untuk performa mesin yang lebih optimal, pilih saja bahan bakar dengan oktan tinggi yang terbebas dari timbal (Pb).

6.    Mengganti Chip ECU
Untuk mesin yang telah menggunakan sistem injection EFI, bisa digantikan dengan chip ROM yang ada pada engine control unit (ECU) yang mampu meningkatkan tenaga mesin dalam mobil. Hal ini tentu bisa meningkatkan kinerja mesin menjadi lebih efektif karena dilengkapi modifikasi lainnya dengan masukan udara serta sistem pembuangan (knalpot).


Ternyata, beberapa faktor tersebut bisa berpengaruh pada besar kecilnya tenaga mesin yang dihasilkan oleh mobil. Anda bisa mencermati setiap hal tersebut dan mengoptimalkan setiap komponen dengan tujuan menjaga performa mesin. Tenaga mesin yang memadai justru bisa meningkatkan kenyamanan berkendara karena lajunya lancar.